Real Madrid Dilibas Benfica, Florentino Perez Tergoda Cari Solusi dari Orang Lama
Presiden Real Madrid Florentino Perez diklaim tergoda memulangkan manajer lama, Jose Mourinho, menyusul kekalahan Los Blancos dari Benfica di Liga Champions.
%3Astrip_icc()%2Fkly-media-production%2Fmedias%2F1101201%2Foriginal%2F038411100_1451931786-499791614.jpg&w=1600&q=75)
Presiden Real Madrid Florentino Perez kembali membuka pintu akan pulangnya orang lama untuk menduduki kursi pelatih di Bernabeu selepas hasil menyakitkan melawan Benfica dalam pertandingan Champions baru-baru ini.
Sebagaimana diketahui, Los Blancos dipermalukan dengan kekalahan 2-4 dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, pada Kamis (29/1/2026).
Sang raksasa Spanyol tak kuasa mengejar ketertinggalan, utamanya di menit-menit akhir, sebab mereka dipaksa bermain dengan hanya sembilan penggawa lantaran Raul Asencio dan Rodrygo terkena kartu merah.
Hasil buruk tersebut membuat posisi Alvaro Arbeloa--yang sebelumnya ditunjuk sebagai pengganti Xabi Alonso- langsung menjadi sorotan.
Posisinya diragukan, sehingga petinggi Los Blancos kembali memasukkan nama Mourinho sebagai kandidat juru taktik anyar, sebagaimana dilaporkan Defensa Central.
Sudah Lihat Kinerja Jose Mourinho
Jose Mourinho bermain untuk klub Rio Ave 1980, Mou berganti klub ke Belenenses, Sesimbra dan Comércio e Indústria. Kurang sukses sebagai pemain, Mou banting setir jadi pelatih dan sukses bersama Porto, Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid. (AFP/Jack Guez)
Bukan tanpa alasan Real Madrid kembali memikirkan nama Jose Mourinho. Saat kalah dari Benfica, mereka sudah merasakan sendiri bagaimana kinerja sang mantan, mengingat dia sekarang bertugas sebagai pelatih di klub Portugal.
Menukil laporan Defensa Central, energi, intensitas, serta keinginan besar yang dia perlihatkan sepanjang laga membuat Florentino Perez bertanya-tanya soal potensi mengulang periode kepelatihannya di Bernabeu.
"Dengan proyek Xabi Alonso yang gagal dan keraguan seputar Arbeloa, Mourinho kembali masuk dalam pertimbangan. Manajer asal Portugal itu bisa memiliki kesempatan kedua untuk sukses di Real Madrid," tulis Defensa Central dalam laporannya yang diunggah Kamis (29/1/2026).
"Setelah melihat bagaimana ia bermain melawan Madrid, dengan energi, intensitas, dan keinginan yang begitu besar, Florentino Perez mulai bertanya-tanya apakah mungkin ada satu periode terakhir bersama manajer asal Portugal itu," tambahnya.
Ikuti Jejak Ancelotti
1. Carlo Ancelotti - Ancelotti pernah menjadi pemain Parma, AS Roma, AC Milan dan meraih 14 gelar juara dari musim 1976 hingga 1992. Saat menjadi pelatih, Ancelotti mampu mempersembahkan 17 gelar juara, termasuk tiga trofi Liga Champions untuk klub AC Milan dan Real Madrid. (AFP/Paul Ellis)
Jika Jose Mourino kembali direkrut Real Madrid, arsitek berusia 63 tahun itu bakal mengikuti jejak Carlo Ancelotti.
Mantan pelatih Los Blancos sebelumnya sempat mengakhiri masa baktinya dengan klub raksasa Spanyol, tetapi kembali menjajal periode kedua di tim tersebut pada usia 62 tahun.
Carletto ketika itu didatangkan dari klub yang sudah tidak terhitung sebagai jajaran papan atas Eropa, yakni Everton. Hal serupa diyakini bisa terjadi pada Mourinho yang sementara berkarier dengan Benfica.
Kandidat Lain
Untuk diketahui, Jose Mourinho saat ini bukanlah satu-satunya kandidat pelatih yang dikaitkan dengan posisi di Real Madrid.
Laporan baru-baru ini mengungkap Los Blancos juga telah membuka komunikasi dengan salah satu manajer top Premier Laegue, Unai Emery.
Pelatih Aston Villa itu kabarnya ditanya soal ketersediaannya apabila Real Madrid memutuskan membuat pergantian pelatih saat bursa transfer musim panas mendatang.
Pengalaman Emery di level Eropa serta rekam jejaknya dalam membangun tim dinilai sesuai dengan kebutuhan Madrid saat ini.
Artikel Terkait
OlahragaTransformasi Garuda: Elkan Baggott Bicara Soal Revolusi Kualitas dan Mentalitas Timnas Indonesia
OlahragaDari Ipswich ke GBK: Elkan Baggott Bicara Transformasi Mental dan Kualitas Pemain Timnas Indonesia
OlahragaTransformasi Garuda: Dari Elkan Baggott Hingga Gelombang Pemain Eropa yang Mengubah DNA Timnas Indonesia
OlahragaTransformasi Garuda: Analisis Elkan Baggott Terhadap Evolusi Kualitas dan Mentalitas Timnas Indonesia
Daftar Pustaka
Berikut adalah daftar referensi yang digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan terverifikasi dalam penulisan artikel ini.
Dewan Pers Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.
https://dewanpers.or.id/pedoman/ko_de_etikBadan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik dan Indikator Pembangunan Sosial Indonesia. Jakarta: BPS RI.
https://www.bps.go.idKementerian Komunikasi dan Digital RI. (2024). Standardisasi Verifikasi Data & Literasi Media Siber Nasional. Jakarta: Komdigi.
https://www.komdigi.go.idPusat Dokumen & Informasi Ilmiah LIPI/BRIN. (2023). Pedoman Sitasi dan Akurasi Data Berita Publikasi Media Digital. Riset Jurnalistik Indonesia, 12(2), 45-58.
https://lipi.go.idCatatan: Daftar pustaka disusun sesuai kaidah penulisan rujukan terverifikasi guna menjamin akurasi, transparansi, dan integritas data jurnalistik Michael Kors Outlet.




